Healthy Habit: Makan Gorengan

Healthy Habit: Makan Gorengan. Semua ada aturannya!

Healthy Habit: Makan Gorengan

Mengapa gorengan selalu dianggap tidak sehat?

Alasan pertama dan terutama adalah: kolesterol!

Sebagian besar orang pernah dinasihati agar tidak makan gorengan karena akan meningkatkan kolesterol, yang kemudian dikaitkan dengan “jutaan” penyakit lainnya, seperti jantung, diabetes, hipertensi, kanker, dan sebagainya.

Alasan kedua: minyaknya kotor, dipakai berulangkali, mengandung plastik, dan sebagainya.

Banyak orang trauma melihat cara menggoreng yang biasanya dilakukan penjual gorengan.

Padahal, hampir semua jenis makanan bisa digoreng (daging, sayuran, bahkan buah-buahan, contoh: pisang goreng) dan sebagian besar adalah jenis makanan sehat sebelum digoreng.

Tapi, mengapa semua itu menjadi tidak sehat hanya karena digoreng? Bagi yang suka gorengan, pasti ini terasa tidak adil dan tidak masuk akal.

Jadi ada apa dengan gorengan?

Yang jadi masalah adalah MINYAK yang digunakan untuk menggoreng, alias MINYAK GORENG.

Minyak goreng inilah yang sangat ditakuti oleh banyak orang akan meningkatkan kolesterol.

Selain itu cara menggoreng yang dilakukan sebagian penjual gorengan menjadikan minyak goreng rusak, kotor, tidak sehat dan bahkan berbahaya untuk dipakai.

Jadi bagaimana caranya agar bisa makan gorengan dan tetap sehat?

Pertama: Gunakan minyak sehat! Ingat, minyak sehat bukan minyak bebas kolesterol! (baca artikel-artikel tentang minyak sehat di blog ini).

Kedua: Menggoreng sendiri! Hindari gorengan yang digoreng dengan cara yang tidak sehat.

Ketiga: Jangan terlalu banyak makan gorengan, karena semua jenis minyak tanpa terkecuali memiliki kalori tinggi dan apabila terlalu banyak dikonsumsi, bisa mengakibatkan obesitas.

Itulah 3 aturan yang wajib anda ikuti agar bisa makan gorengan dan tetap sehat.

Just fry it with Naroop Blend Cooking Oil!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *